PWI Kepri Dilantik Ulang, Bawa Spirit “DNA Pejuang” di Tengah Era AI
- Redaksi
- Kamis, 17 September 2026 21:15
- 66 Lihat
- Nasional
BATAM, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepulauan Riau (Kepri) resmi dilantik ulang untuk melanjutkan masa bakti 2023–2028.Pelantikan dilakukan Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir di Ballroom Harmoni One, Batam Center, Kamis (17/9/2026).
Pelantikan ini menjadi momentum bagi PWI Kepri untuk memperkuat persatuan, meningkatkan profesionalisme wartawan, sekaligus membangun sinergi dengan pemerintah, aparat keamanan, dan seluruh pemangku kepentingan di Kepulauan Riau.
Saibansah Dardani dipercaya memimpin PWI Kepri sebagai ketua, didampingi Alfian Lumban Gaol sebagai sekretaris dan Nizamul Akhyar sebagai bendahara.Sejumlah pengurus dewan penasihat, dewan kehormatan, dan dewan pakar juga turut dilantik.
Mengusung spirit “DNA Pejuang”, PWI Kepri didorong untuk tidak hanya menjaga marwah organisasi, tetapi juga menghadapi perubahan besar dalam dunia jurnalistik, terutama di tengah perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir mengatakan, semangat perjuangan merupakan bagian yang melekat dalam sejarah PWI sejak masa sebelum kemerdekaan hingga menghadapi tantangan era digital.
“PWI lahir dari tangan para wartawan pejuang yang turut mempertahankan kemerdekaan RI.
Keberadaan PWI memiliki DNA Pejuang di setiap zaman, mulai dari era pra-kemerdekaan, kemerdekaan, reformasi, hingga era disrupsi informasi saat ini,” kata Munir.
Menurut Munir, kemajuan teknologi tidak boleh membuat wartawan kehilangan fungsi utamanya sebagai penjaga kebenaran informasi.
Di tengah kemampuan AI menghasilkan dan menggandakan informasi secara cepat, wartawan tetap dituntut melakukan verifikasi secara mendalam.
“Di era AI, wartawan harus punya verifikasi hati dan perasaan, hal yang tidak dimiliki AI. Wartawan jangan termanfaatkan oleh teknologi, tetapi harus menjadi pengguna teknologi informasi yang bijak dan bermanfaat,” ujarnya.
Semangat tersebut mendapat dukungan dari jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kepri.
Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan berharap PWI dapat terus berkontribusi menghadirkan informasi yang edukatif sekaligus menjaga suasana kondusif di tengah masyarakat.
“Kami siap bersinergi dengan PWI demi kepentingan bangsa dan daerah, khususnya Provinsi Kepri,” ujar Iman.
Wakapolda Kepri Brigjen Pol Anom Wibowo juga mengapresiasi peran media dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Menurutnya, pers memiliki posisi penting sebagai penghubung antara pemerintah, kepolisian, dan masyarakat.
“Semoga PWI Kepri menjadi organisasi yang mampu menjawab tantangan masa depan sekaligus menjadi perekat antara pemerintah, kepolisian, dan seluruh stakeholder agar Kepulauan Riau tetap aman dan kondusif,” tutur Anom.
Tak berhenti pada seremoni pelantikan, PWI Kepri langsung menggelar sejumlah agenda peningkatan kapasitas wartawan.
Orientasi Keorganisasian dan Kewartawanan (OKK) digelar pada Kamis (17/9/2026), dengan materi antara lain organisasi, kode etik, hukum, dan advokasi wartawan.
Selanjutnya, Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dijadwalkan berlangsung pada 18–19 September 2026 di Balairungsari BP Batam.
Rangkaian agenda tersebut menjadi langkah PWI Kepri untuk memastikan wartawan memiliki kompetensi dan integritas dalam menjalankan tugas jurnalistik.
Dengan spirit “DNA Pejuang”, PWI Kepri menegaskan komitmennya memperkuat persatuan, menjaga independensi pers, serta menghadirkan jurnalisme yang profesional dan bertanggung jawab di tengah perubahan zaman.
Red